Reyn's Lanes

Everyone has their own lane, and these … are mine


D.I.Y

Published by

on

D.I.Y

Hari ini “korban” DIY di rumah 181 adalah sofa di ruang tamu.

Sofa yang kami beli saat pindah rumah dulu dan kini telah berusia tujuh tahun. Selama ini, sofa berbahan kulit itu memang jarang sekali kami lapisi dengan leather care. Hanya sesekali saja dulu. Akibatnya kulit sofa pun mengering dan retak. Kalau diduduki, kulitnya akan mengelupas dan menempel di kulit. Eeewww!

Jasa pembetulan sofa recliner 3 + 2 seater seperti milik kami ini, sangat mahal di Singapura. Setelah tanya sana sini, minimal harus merogoh kocek sebesar $2000. Setara dengan harga sebuah sofa baru! Kalau di Depok, upholstry 1 set sofa paling hanya butuh 5 juta rupiah saja kurang lebihnya. πŸ˜†

Pengsan betul!

Akhirnya, berbekal sticker bahan kulit, busa isian mainan, sebuah gunting, cutter, dan semangat 45, project ini pun dimulai sudah.

Langkah pertama adalah merobek sedikit bagian sofa untuk diisi dengan busa, yang kubeli di Daiso semalam. Sayangnya 5 plastik busa ternyata tidak cukup membuat sofa jadi ginuk-ginuk manja. Akhirnya bantalan sofa bed yang sudah mengabdi sejak lama kulirik untuk jadi korban juga. Barulah sofaku mlenuk-mlenuk empuk jadinya.

Kemudian setelah puas dengan isian busa, lubang robekan kututup dengan galva tape. Isolasi yang super kuat untuk melekatkan apa saja. Termasuk hatimu yang luka. Eeaaa!

Selanjutnya dimulailah proses pengguntingan stiker, tempel sana sini, gunting-gunting, hingga akhirnya semua bagian tertutup dengan rapi.

Total bahan yang digunakan untuk sofa recliner 3+2 adalah:

  1. Sticker PU leather coklat tua ukuran 100×136: 3 buah (@$36).
  2. Sticker PU leather hitam ukuran 100×136: 5 buah (@$36).
  3. Busa isian Daiso 5 buah (@$2.90) + isi dari 2 buah cushion lama yang dikorbankan karena kurang.

Total biaya: $302.5
Lama pengerjaan: 8 jam (Disambi makan, ngoceh, nonton gosip, toilet break, dan bersih-bersih).

Lumayan, kan?

Daripada harus mengeluarkan $2000 lebih untuk upholstry, mending Do It Yourself, Cin! Ya, tentu saja hasilnya tidak sesempurna pengerjaan mereka yang ahli. Tapi setidaknya, kantong suami tidak perlu kempes dan meringis lagi.

Hmm … besok DIY apa lagi?

Salam Sayang,
яєяє

Leave a comment