Salah Solah
“Ha? Jam berapa ini? Astaga!”
Biasalah, bangun sambil makjegagig lalu njenggirat itu kan kebiasaan di rumah. Sempat kulirik ponsel dan melihat info pukul 7 di sana. Secepatnya bangun, mengambil wudhu lalu sholat Subuh di kamar hotel meski tubuh setengah melayang.
Tak lama kemudian azan dari Masjidil Haram berbunyi lalu kulirik ponsel lagi dan tertera “7.11 Isya’ Prayer for Mecca”.
Yasalammm!!
•••
Setelah terbaring tak berdaya akibat demam dan ngilunya tulang, maka berangkat ke klinik lalu menerima infus menjadi salah satu ikhtiar.
Tinggal di Jeddah ketika masih menjadi crew dulu, membuatku ngeri sebenernya menghadapi para perawat di klinik ataupun rumah sakit di sini. Tapi demi kesembuhan hingga bisa membersamai jemaah dengan baik, maka kudatangi saja klinik yang letaknya dekat dengan hotel tempat kami menginap.
Maka jangan khawatir para jemaah atau calon jemaah. Jika keadaan sakit, bisa memberitahu petugas lalu akan diantar ke klinik untuk bertemu dokter. Klinik Albayt Medical Centre berada di lantai P11 Clock Tower.
Apa saja dokumen yang harus dibawa? Cukup paspor dan visa. Jangan lupa untuk claim asuransi, semua dokumen yang dikeluarkan pihak klinik harus diberi cap sebagai tanda sah.
Obat-obatan yang diberi klinik cukup manjur, dan karena semalam kudatangi klinik swasta maka biaya yang kukeluarkan adalah sebesar SAR 503 untuk biaya konsultasi dan obat. Setara dengan SGD 180 atau sekitar 2 juta rupiah lebih.
Untuk pemilik visa umrah sebenarnya tidak perlu mengeluarkan biaya apa-apa alias gratis asal mau menunggu giliran, karena pemilik visa umrah mendapat subsidi kesehatan. Semacam mendatangi Puskesmas di Indonesia atau Polyclinic di Singapura yang antriannya lumayan.
Kuputuskan untuk mendatangi private clinic atau klinik swasta, karena kondisi badan yang sudah makin lemah. Tak masalah, karena inilah pentingnya memiliki travel insurance. Asuransi perjalanan kuambil dari Great Eastern selama setahun. Insya Allah sepulangnya nanti akan kuceritakan lagi prosedur claim-nya.
Bagaimana kondisiku sekarang?
Pagi ini terbangun dengan kepala sedikit pusing dan tubuh masih melayang namun demam sudah hilang. Tersisa batuk dan flu saja yang semoga juga segera minggat terbang.
Namun yang kutahu pasti, bahwa pagi ini kubangun untuk sholat Subuh yang asli dan bukan Isya’ seperti malam tadi. 🤣
Sehat! Sehat!
Penuh Cinta Dari Mecca,
Rere


Leave a comment